Be Creative

Be Mupid :v.

Menuju Tak Terbatas, Dan melampauinya

Karena Allah tidak akan memberimu beban diluar BATAS kemampuanmu, berkembanglang untuk beban teratas.

Apa itu DIRIMU ???

Hanya titik sel kecil, yang berbeda dan bersatu.

Need art

Untuk seni :v.

Ini Gambar

Memang Gambar.

Minggu, 24 Desember 2017

Reuni Akbar MAN 2 Kota Serang

Alhamdulillah, konon katanya setelah 9 tahun akhirnya madrasah aliyah ku mbikin reuni akbar yang barusan aja kelar, gak tanggung-tanggung dari angkatan aku kebawah sampe angkatan yang akunya belum lahir (1993). Cekidot poster akbarnya :

Acara tanggal 24, h-1 nya dari DI Yogyakarta, aku atur waktu balik sedemikian rupa sehingga bisa ngikut tuh reuni, eh sial apalah daya rupanya bis Pahala Kencana yg mau ku-tai-ki delay dari yg kudunya berangkat ashar jadi jam sembilanan malam. Tapi walhamdulillah ada hikmahnya, kami yg bertiga satu kosan mau ke serang kebetulan ketemu kak Kurniawan, alumni man 2 juga.

Ada pelajaran yg menarik dari perkara ini, bumi Allah yg luas pada akhirnya bentuknya bulat, maksudnya udah jalan jauh-jauh juga akhirnya ada titik temunya, waktu itu kebetulan kami ketemu kak Kurniawan dan ternyata bangku duduk kami sebelahan depan belakang. Kebetulan ini juga terjadi tepat waktu aku mau balik dari liburan kuliah, untuk awal semester 3, secara kebetulan duduk sebelahan juga sama adek kelas ku di MAN 2, eh sekarang mau liburan juga begitu sama kakak kelas alumni. Kalo takdir Allah sudah menghendaki pertemua, semerantau apapun, di jalan ketemu juga, apalagi Jodoh hahaha, aamiin.

Lanjutlah kisah mobilnya lanjut jalan, perjalan umumnya lancar, cuma hampir serempetan sama bis lagi, atau itu truk aku nggak ngeh. Jadi kisahnya aku tidur, lalu mata lagi mau melek, tiba-tiba ada kejadian mengejutkan, aku yg duduk sebelah kaca rasanya liat bus lain deket banget sama-sama ngebut sampe hampir nyerempet, ada suara ribut dari penumpang lain dan mobil kami berhenti juga, kejadian cukup mencekam. Cuma masalahnya waktu itu aku ngantuk, jangan-jangan cuma mimpi, au ah mayan bisa ditulis di blog.

kejadian lain yg bikin kesel, partner seperjalanku sebut saja M, punya hobi "sendiri-sendiri", dua kali kejadian mobil udah mau berangkat dari rest area, dia ngilang sendiri. 2 kali di rest area itu dia jadi org terakhir yg ditunggu warga satu bis. Hikmahnya kalo dibangunin di rest area mbok yah bangun, bukan giliran dah pada kelar baru bangun.

Lanjut ceritanya begini, akhirnya sampe rumah.

Sampai rumah langsung tidur, bangun langsung cus ke Reuni, kesan pertama cukup wah dan disalutkan oleh pemandangan banyaknya stand yang terisi oleh berbagai pedagang dan parkir yg ramai. Salut juga ke panitia dan berhasil mengundang pengisi stand sambil mengatur acara. Sial sambil untung waktu itu aku kehabisan kaos, bayarannya jadi separoh harga. Ada untungnya soalnya sebelum berangkat balik kampung, kartu ATM ku hilang untuk ketiga kalinya selama kuliah. Jadi kalo diliat polanya, tiap semester aku hilang 1 kartu ATM. Jadilah awal liburan bokek.

Seperti kisah-kisah reuni umumnya, ketemu teman seangkatan, ketemu kakak kelas, ketemu adek kelas, ketemu guru, foto-foto, foto lagi gitu-gitu terus sampe tiba-tiba sore acara mau kelar. Di lagu terakhir ketua angkatan 24 naek panggung ngikut nyanyi sama kak El alumni 2006 yg konon sekarang sedang rekaman bareng debu, wasyem malu-maluin seangkatan wkwk, tapi teger dan menghibur, gpp lah. sambil ada suara "bukan ketua angkatan gua", wkwk canda-canda receh kawan lama. Dan tampillah Guest star tearkhir, DEBU.


Ini video momen-momen penutup Reuni Akbar MAN 2 Kota Serang (1993-2017). Terimakasih untuk panitia dan setiap pihak yg terlibat jazakAllah khoir, cuma sayangnya meski sangat ramai, tapi yah ramai karena banyak angkatan, tampak sepi teman sekelas sendiri. Semoga kedepannya tidak saling melupakan, siapa tau ketika sudah sama-sama sukses, inget pernah satu madrasah, maka terjalinlah kolaborasi yg luar biasa, kolaborasi yg disemangati nilai-nilai madrasah.

difoto angkatan ku yg hadir inilah :

foto by Aria

NB : Photo dan video menyusul, nunggu yg megang kamera upload.

Sabtu, 24 September 2016

TETI LABSKILL (a.k.a osjur wkwkw)

TETI Labskill is event that held by Department of Electrical Engineering and Informatic Technology, Gadjah Mada University for new freshmen. In this event, we freshman get introduced to new environment of faculty of engineering and every part of department TETI, such as lecturer, organization/bso. On first day we get introduced to KMTETI (Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi), that is an organization from Department TETI and have 8 bso such as Al-Hannaan, Electrical Engineering Innovation Center (EEIC), Feedback, IEEE, Magatrika, Sie Kerohanian Kristen (SKK), Nightlogin and Telecommers. And there is Forum Group Discussion about time management, organization etc. And we get known that lecturer in this department is so great, many of them is overseas graduates with very long title and some professor that looks very expert in their fields. And there is many task that given to the new freshman, but the task is very much new such as arduino, coding and routing for pcb. Then we get quest to acquainted and write identity of 15 senior generation 2015, 14 senior generation 2014, 12 senior generation 2012 and to every single 239 freshman from electrical engineering and informatic technology. And we have quest to make performing arts with deadline just 10 days, and i get job for drama. Every things is felt fast, for something new and big to must be done. And there is many great speaker that give lecture such as about safe driving, social media ethics, inspiration from senior etc. When college runs new freshman sepate class, but in TETI Labskill all of new freshman is gathered, so we can more know each other in TETI Labskill. From TETI Labskill i can know many of my friend is so far, from different region and very heterogen culture. In last day at 3 September 2016 there is TLS Sport, we get to play games that fun and very tiring.

Irvan Mupid

16/399893/TK/44907

Jumat, 15 Juli 2016

Kalo Itu Perjuang, Tetap Membekas Dalam Jiwa

Temen daku berkata "karena elo sungguh-sungguh buat belajar sbmptn jadi itu mempengaruhi diri elo". Pagini sudah pagi tenang tinggal nunggu masuk pertama kuliah, tenang katanya tenang katanya padahal tugas ospek bejibun. pass

Lewat sbmptn ini gegara sbmptn ini bersisa, nih sisanya gini dulu daku itu seneng banget maen game berbage game genre war war semacham total war II, age of empires II, age of empires II expansion, age of empires III, battle realms, age of mythologi stronghold, rasanya sudah kenal karib macham keponakan akrab yang bisa dijitak kapan sajah. Buat sbmptn daku puasa game laaamaaa gak maen game, tiada terasa bagaikan tiba-tiba sekarang daku berada pada satu titik dimana "selalu bosen maen game dalam ketika baru nyentuh seperempat masa billing warnet" bosaaan, alkisah dirumah seorang daku bosan maka maenlah daku game itu untuk menghilangkan bosan, ah bosan nih maen game ah, ah sial gue udah maen game bosan lagi, thats guys, hasrat untuk ber gaming ria rasanya hilang, terlanjur gegara puasa panjang game.

dan yang laen ea, dahulu kala daku termasuk jajaran normal penyuka nonton pelem bajakan murah meriah tak barokah, berbagai anim berbagai pelem daku simpan dan lagi rajin streaming, itu dulu !. gagara sbmptn puasalah daku untuk nonton pelem sekian bulan lamanya, sekarang kemarena cuma nonton anim bangau sepray dog baru episode 1 dah rasanya bosan bosan gimana, ah coba lagi episode 2 anjer rasanya hampa, hati ini seperti kosong waktu nonton ea, harus ada yang ngisi, kamu aja deh yang ngisi, tsaaah :v

dan lagi dahulu daku berpikir wallahualam, kalau memang segala sesuatu itu ada pertanggung jawabanya, maka pelem pelem bajakan yang hak cipta nya tiada kau ingat bahkan sebut namanya apakah itu nanti akan ada pertanggung jawabannya, bagaimana kalo ada, bagaimana kalo cuma pelem sinetron yang kamu tonton dalam streaming yang rasanya sepele ternyata merugikan banyak orang yang membuatnya, bagaimana kalo itu semua ada pertanggung jawabannya :v wallahualam.

Kamis, 07 Juli 2016

Petapa hah ?

Petapa adalah orang yang menjalani suatu masa hukuman, semacam itu, bila hasil rupanya tertulis coba lagi sekalipun hasil terbacakan selamat, sejatinya jalan semedi seorang petapa tetap layak dijalankan (?)(yg baiknya). Dari SBMPTN ini kemarin banyak sekali pantangan yang terbuatkan entah dengan sendirinya atau apalah, hakikatnya pantangan itu yang tadi ada dalam fikiranku apa-apa yang sepatutnya. 

Karena memang tiada kemenangan tanpa pengorbanan, sebelum SBMPTN daku seorang 9gager akut seorang penonton anime akut seorang pembaca manga yg rajin seorang fans berat besar sejati always update GAME OF THRONES, sebuah sinetron dewasa dari barat yang tidak direkomendasikan untuk anak kecil, bayi kecil hingga nenek-nenek baru lahir. Yah korbankanlah, korbankanlah segala yang buruk dan sia-sia bagimu, untuk meraih kemenangan khususnya yg lalu bagi saya yaitu SBMPTN, kite-kite semua pasti memerlukan pertolongan, mutlak pertolongan Allah untuk memenangkan liga persaingan pendidikan terbesar di negara ini, maka bersabarlah dalam segala upayamu untuk mengorbankan segala yg sia-sia lagi mungkar, bersabarlah, bukankan tentang pertolongan dikatakan.

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,...................... (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (Al-Baqarah [2] : 45-46) 

 untuk kamu yang katanya membutuhkan pertolongan. wallahualam.

Minggu, 19 Oktober 2014

Video Tutorial Membuat Video Tutorial

Yah sempat bingung mau share video apa yang bermanfaat, selintas terpikir video tutorial menguasai dunia, tapi saya takut dikira teroris, yaudah video ini ajah semoga mangfaats :v

Senin, 13 Oktober 2014

PANCASILAKU SAYANG, PANCASILAKU MALANG



PANCASILAKU SAYANG, PANCASILAKU MALANG


Oleh : Ahmad Taftadjani



PANCASILA sebagai Falsafah Negara sekaligus Dasar Negara Republik Indonesia setiap tanggal 01 juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila yang digali dari nilai – nilai luhur bangsa Indonesia oleh Bung Karno dkk.
            Kebanggaan dan kekaguman terhadap Pancasila bukan hanya dari kita sebagai warga negara Indonesia tetapi Presiden Obama pun baru – baru ini dalam ceramahnya di salah satu perguruan tinggi di Indonesia menyatakan kekaguman yang luar biasa terhadap Pancasila, karena memang nilai-nilai dari kelima sila Pancasila itu sangat sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk yang beradab terutama sekali sangat sesuai dengan fitrah bangsa Indonesia yang agamis dan pluralis. Sudahkah bangsa Indonesia berprilaku sesuai dengan nilai- nilai Pancasila ?

PANCASILA PADA ORDE LAMA.

            Sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945 telah enam Presiden memimpin Republik tercinta ini, yaitu Soekarno, Suharto, Habibi, Gus Dur, Megawati. Tercatat dua Presiden yang berkuasa sangat lama yaitu Presiden Sukarno 20 tahun dan Presiden Suharto 30 tahun.
            Dengan sangat lamanya kekuasaan dua Presiden tersebut sudah pasti sangat mewarnai karakter bangsa Indonesia baik yang positif maupun yang negatif. Sejak ditetapkannya Pancasila sebagai Dasar Negara dalam pelaksanaannya sangat memprihatinkan. Lihatlah nasib Pancasila di zaman Soekarno yang note bene sebagai penggali Pancasila terutama era tahun 60-an, hampir saja Pancasila hilang dari bumi Indonesia dimana Soekarno membanggakan NASAKOM ( Nasional, Agama, Komunis ). Yang didukung  masing – masing tokoh pada saat itu yaitu Waperdam I  Cherul Saleh ( Nasional ), Waperdam II Idham Cholid ( Agama ), dan Waperdam III Aidit ( Komunis ). Ada yang berusaha NASAKOM menjadi “Trisila” yang pada akhirnya akan menjadi “Ekasila” yaitu “Marhaenisme” ( Marxisme ala Indonesia ).
            Beruntung masih banyak tokoh – tokoh yang menentang terutama dari kalangan Masyumi. Pada masa pemerintahan Soekarno sila ketiga yaitu “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan” tidak dilaksanakan sama sekali, sejak pemilu pertama tahun 1955 tidak ada lagi pemilu. Demokrasi Pancasila diubah menjadi “Demokrasi Terpimpin” dan Soekarno dinyatakan sebagai Presiden seumur hidup.

PANCASILA PADA ERA ORDE BARU

            Pada era pemerintahan Presiden Suharto (Orde Baru) nasib pancasila tetap masih memprihatinkan, orde baru yang diciptakan sebagai koreksi total terhadap orde lama yang dipandang tidak melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen malah dalam pelaksanaan pemerintahannya banyak sekali yang tidak sesuai dengan sila – sila Pancasila. Salah satu contoh adanya Rezim Militer yang ditandai dengan mengangkat hampir semua Bupati dan Gubernur dari kalangan militer demikian juga jabatan – jabatan vital di pemerintahan. Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan sila “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dimana masyarakat sipil tidak mendapat keadilan terutama dalam hal ingin menjadi kepala daerah, karena seolah olah jabatan kepala daerah hanyalah milik ABRI. Kemudian setiap PNS dan Kepala Desa harus Golkar, bila bukan Golkar terancam dipecat setidaknya selalu di intimidasi oleh atasan. Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan sila “ kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan “ sehingga bagi PNS dan kades setiap pemilu harus memilih Golkar suka atau tidak suka.
            Yang lebih memperihatinkan sekali adalah seperti diturunkanya derajat pancasila dari suatu filsafat (Falsafah Negara) menjadi sebuah ilmu pengetahuan yang diajarkan di sekolah – sekolah sebagai mata pelajaran dan bahan hafalan terutama menghafal butir – butir Pancasila yang berjumlah sangat banyak pada setiap silanya. Pada saat itu Menteri Agama (Alamsyah Ratu Perwira Negara ) tidak setuju dengan diajarkanya mata pelajaran PMP disekolah/madrasah karena di samping tidak akan berguna karena mengubah pancasila dari sebagai “Tuntunan” ( Psycomotor ) menjadi hanya sebuah Pengetahuan ( Kognitif ) dan dampak ikutanya adalah “ Pendangkalan “ keagamaan para siswa karena isi buku PMP itu sarat dengan faham Skuler. Masih beruntung bangsa Indonesia, akhirnya buku itu dilarang di ajarkan di sekolah – sekolah. Maka dari itu bila pemerintah mau kembali menjadikan Pancasila sebagai ilmu pengetahuan sepertinya mau menjerumuskan diri pada lubang yang sama alias mengulangi perbuatan yang sia-sia. Salah satu buktinya banyak para Manggala BP.7 yang menjadi nara sumber P.4 pada era orde baru terlibat kasus KKN, artinya mereka yang “nglotok” dalam ilmu Pancasila tidak menjadi pancasilais sejati.

PANCASILA PADA ERA REFORMASI

            Sejak reformasi digulirkan yang dimotori oleh Amin Rais dkk. Ada upaya diterapkannya Pancasila secara benar. Presiden Habibi ketika berkuasa mengangkat beberapa menteri yang berasal dari partai PPP dan PDI dimana era Orde Baru jatah menteri hanya untuk ABRI dan Golkar, artinya presiden Habibi dalam melaksanakan pemerintahannya telah menyesuaikan diri dengan sila “Persatuan Indonesia dan Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan”.
            Demikian juga dengan presiden Gus Dur dengan menetapkan kehidupan berbangsa Indonesia secara Bhineka Tunggal Ika walau dalam hal membolehkan komunis hidup di Indonesia bertentangan dengan sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” dimana ajaran komunis itu tidak mempercayai adanya tuhan.Presiden Megawati dan presiden SBY juga berupaya menerapkan Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia, namun dalam perjalanan reformasi Indonesia kembali Pancasila mendapat saingan dengan apa yang disebut HAM (falsafahnya orang barat) yang sudah pasti tidak akan sesuai dengan norma bangsa Indonesia dengan adat dan nilai ketimurannya.Mungkin dalam beberapa pasal HAM ada yang sesuai tetapi pasti banyak yang tidak sesuai dengan Pancasila, karena bangsa barat (Amerika dan eropah) cenderung skuler sementara bangsa Indonesia adalah bangsa yang agamis seperti yang digambarkan oleh sila pertama Pancasila dengan lambang “bintang”. Betapa gandrungnya orang-orang muda Indonesia terhadap HAM ala barat tersebut dimana inti dari HAM adalah  “kebebasan “.
            Dengan atas nama kebebasan itulah banyak warga bangsa Indonesia berekspresi semaunya dalam segala hal, sepertinya mereka lupa bahwa kebebasan bangsa Indonesia berada dalam koridor Pancasila. Sebagai contoh kebebasan dalam seni (film) banyak yang sengaja menayangkan yang berbau porno dan tahayul. Dalam  film tentang pendidikan secara sengaja mengajak para remaja untuk tidak hormat kepada orang tua dimana dalam adegannya betapa guru dengan sosok yang “bloon dan lucu” diledeki oleh murid-muridnya. Pertentangan antar a FPI dan Ahmadiyah juga akibat terlalu mengagung-agungkan HAM melebihi Pancasila sehingga Ahmadiyah merasa berhak melakukan aktifitasnya berdasarkan kebebasan walaupun nyata-nyata melecehkan ajaran Islam dan FPI merasa berhak menentangnya berdasarkan kebebasan pula. Di era reformasi ini betapa jauhnya para politisi dari nilai-nilai Pancasila yang luhur itu dengan saling menyerang dan menelanjangi lawan-lawan politiknya, bukannya saling bahu- membahu memperjuangkan kepentingan rakyat malah lebih mementingkan diri dan kelompoknya saja, bagaimana mungkin rakyat percaya pada wakilnya yang seperti itu. Kalaupun para politisi itu bicara atas nama rakyat, rakyat disini pengertiannya adalah” kami” yaitu kelompoknya bukan “kita” semua rakyat Indonesia.(Ukun Kurnia,Radar Banten 13Juni 2011).
            Melihat terlalu bebasnya kehidupan di era reformasi ini dan seperti adanya pembiaran oleh pemerintah membuat para orang tua Indonesia mejadi “samar polah” (bingung) saking bingungnya sehingga yang terlontar adalah kalimat “reformasi telah kebablasan” padahal yang sebenarnya adalah reformasi tidak jalan.
            Ahirnya marilah sila Ketuhanan Yang Maha Esa kita jadikan inti dari semua perbuatan kita,coba tengok lagi lambang yang ada pada dada Garuda Pancasila, lambang bintang (Ketuhanan Yang Maha Esa) berada ditengah-tengah dan dikelilingi lambang lainnya yaitu rantai,pohon beringin,kepala banteng dan padi kapas,itu petunjuk dari para leluhur bangsa kita bahwa berpeganglah semuanya pada agama karena semua apa yang kita perbuat akan diminta pertanggung jawabannya dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

(Reupload ini seizin empunya, maklum bapak sendiri :v)


Sabtu, 04 Oktober 2014

Membuat Sub Menu Pada Laman dan Apalah ala Mupid

Terinspirasi pada temen yg mencari solusi kepada saya untuk masalah nya, karena saya tidak bisa menyelesaikan masalah si dia maka menurut saya lebih baik saya tambah masalah dia diam". nanti saya datang tiba-tiba dan voila jadi pahlawan :v
*tidak untuk ditiru dan tidak untuk anak dibawah 81 tahun

Nah kembali ke judul. kalo mau buat Sub Menu tentu kita butuh MENU utama, saya contohin ini

maka kita search "Menu Induk" pada html, dan saya menemukan 

1. nah kalo nambah sub menu pertama HAPUS dulu code </li>  karena kode ini adalah penutup, tentu     kalo mau ditambah sub menu, penutupnya harus diapus atau ditambahin pada sebelum penetup.           Biar gampang apus aja dulu mang :v
2. Tepat dibawah code menu utama, (yg udah diapus </li>). kita TAMBAH code


<ul class='Sub Menu'>

3. Tepat dibawah code no3 adalah sub menu yg mau kita tambah, saya buat 2 contoh sub menu

<li><a href='http://www.BudiBudiman.com/'>Web Si Budi</a></li>
<li><a href='http://IpanSuripan.net/'>Web Si Ipan</a></li>

*Silahkan ganti link sebagai tujuan jika di click, dan "Web Si Budi" sebagai judul sub menu
*link untuk web utama sengaja saya kosongkan (yg isinya #)

4. Ada pembuka maka ada penutup, mari kita tutup CODE nya dgn hamdalah
    eits belon selese. nutupnya pake code

 </ul>
</li>

*coba uji logika anda, code </ul> dan </li> penutup dari apa :v

5. berikut ini total jadinya, setelah di save




Silahkan isi contact form, jika anda ingin bertanya :v
semoga mangfaats

wassalamu'alaikum



Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More